Soal Jawab

Shalat Fardhu Sendirian, Bacaannya Dikeraskan atau Tidak?

1. Pertanyaan : Saya ingin bertanya, kalau shalat fardhu yang bacaanya dibaca dengan jahr, seperti shalat Isya’, Shubuh, Maghrib. Bila dikerjakan sendiri karena udzur syar’i, sehingga tidak berjama’ah di masjid, apakah juga bacaanya keras ataukah tidak? Jazakumullahu khair. [Yuwana Saputra, 08522950xxxx]

Jawaban : Pertanyaan di atas kami jawab sebagai berikut, yaitu dianjurkan dibaca keras, tetapi tidak terlalu keras sehingga tidak mengganggu orang lain. Hal ini sebagaimana bacaan dalam shalat malam.

Abu Qatâdah berkata:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ لَيْلَةً فَإِذَا هُوَ بِأَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يُصَلِّي يَخْفِضُ مِنْ صَوْتِهِ قَالَ وَمَرَّ بِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ وَهُوَ يُصَلِّي رَافِعًا صَوْتَهُ قَالَ فَلَمَّا اجْتَمَعَا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَا أَبَا بَكْرٍ مَرَرْتُ بِكَ وَأَنْتَ تُصَلِّي تَخْفِضُ صَوْتَكَ قَالَ قَدْ أَسْمَعْتُ مَنْ نَاجَيْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ وَقَالَ لِعُمَرَ مَرَرْتُ بِكَ وَأَنْتَ تُصَلِّي رَافِعًا صَوْتَكَ قَالَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أُوقِظُ الْوَسْنَانَ وَأَطْرُدُ الشَّيْطَانَ زَادَ الْحَسَنُ فِي حَدِيثِهِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَبَا بَكْرٍ ارْفَعْ مِنْ صَوْتِكَ شَيْئًا وَقَالَ لِعُمَرَ اخْفِضْ مِنْ صَوْتِكَ شَيْئًا

Bahwasanya suatu malam Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar rumah dan mendapati Abu Bakar Radhiyallahu anhu shalat malam dengan merendahkan suaranya. Dan beliau melewati ‘Umar bin al-Khaththab ketika sedang shalat dengan meninggikan suaranya. Ketika keduanya telah berkumpul di dekat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Wahai Abu Bakar, aku melewatimu ketika engkau sedang shalat dengan merendahkan suaramu”. Abu Bakar berkata: “Wahai Rasulullah, aku memperdengarkan kepada (Allah) yang aku berbisik kepada-Nya”. Beliau juga bersabda kepada ‘Umar: “Aku melewatimu ketika engkau sedang shalat dengan meninggikan suaramu”. ‘Umar berkata: “Wahai Rasulullah, aku membangunkan orang yang mengantuk dan mengusir setan,” maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Wahai Abu Bakar, tinggikan suaramu sedikit”. Beliau juga bersabda kepada ‘Umar: “Wahai ‘Umar, rendahkan suaramu sedikit”. [HR Abu Dawud, no. 1329, al-Hakim. Dishahîhkan oleh Syaikh al-Albani].

Namun ketika seseorang membaca dengan keras, hendaklah ia menjaga keikhlasannya, dan jangan sampai mengganggu orang lain. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الْجَاهِرُ بِالْقُرْآنِ كَالْجَاهِرِ بِالصَّدَقَةِ وَالْمُسِرُّ بِالْقُرْآنِ كَالْمُسِرِّ بِالصَّدَقَةِ

Orang yang membaca Al-Quran dengan keras, ia seperti orang yang bersedekah dengan terang-terangan. Dan orang yang membaca Al-Quran dengan pelan-pelan, ia seperti orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi. [HR Abu Dawud, no. 1333. At-Tirmidzi, no. 2920. An-Nasaa`i, 5/80, dari ‘Uqbah bin ‘Amir al-Juhani. Dishahîhkan oleh Syaikh al-Albani]

Imam an-Nawawi rahimahullah berkata: “Penetapan membaca Al-Qur’an dengan suara keras, terdapat banyak hadits. Adapun riwayat-riwayat dari para sahabat dan tabi’in baik perkataan maupun perbuatan tak terhitung jumlahnya dan sudah masyhur. Namun semua itu berlaku pada orang yang tidak khawatir riya, bangga diri, dan berbagai sifat buruk lainnya. Juga tidak boleh mengganggu orang-orang, dengan mengacaukan shalat mereka” [At-Tibyan fî Adab Hamalatil-Qur`an, hlm. 86]

Wallahu a’lam.

[Sumber Tulisan >> Di Sini]

2. Pertanyaan : Saya sekarang kerja di kaltim, mau nanya, misalkan saya sholat sendiri pada sholat isya/maghrib terus ada makmum masbuk datang pas selesai baca al-Fatihah rakaat kedua, apakah saya mengeraskan bacaan surat yang tersisa atau tetap sirr kayak sholat sendiri? Jazakallahu khairan. [Herlambang, Kaltim]

Jawaban : Apabila kasusnya seperti yang antum sebutkan maka dianjurkan antum mengeraskan bacaan surat yang tersisa. Namun apabila tidak mengeraskan maka tidak mengapa dan sholat antum sah.

Berkata Qatadah (wafat tahun 118 H) rahimahullah:

من صلى المغرب فقرأ في نفسه فأسمع نفسه أجزأ عنه

“Barangsiapa yang sholat maghrib, kemudian membaca dengan sirriyyah (tidak mengeraskan suara), memperdengarkan kepada dirinya sendiri maka sudah mencukupi.” (Dikeluarkan oleh Abdurrazzaq di dalam Al-Mushannaf 2/110)

Wallahu a’lam.

[Sumber Tulisan >> Di Sini]

Semoga Bermanfaat
Artikel elmuntaqa.wordpress.com

7 thoughts on “Shalat Fardhu Sendirian, Bacaannya Dikeraskan atau Tidak?

  1. mau tanya lagi, bagaimana hukumnya jika imam pada sholat maghrib tidak mengeraskan suaranya saat membaca Alfatihah dan surat-suratnya,?
    sebagai makmumnya apakah harus melanjutkan jama’ah atau berpisah dari jama’ah?

    1. Sholatnya tetap sah, mengeraskan suara di sholat jahr hukumnya sunnah, makmum tidak perlu membatalkan sholatnya..

      Di lain waktu, carilah imam yang menghidupkan sunnah..

      Allahu a’lam..

      1. Assalamualaikum.. saya ada sedikit pertanyaan buat ustaz berkenaan hukum tinggikan nada bacaan surah didalam solat berjemaah yang makmum terdiri daripada 3orang. Sekian terima kasih.

  2. Mau nanya nih, kalau sholat magrib, isya, dan shubuh sendiri dirumah apakah sah sholatnya jika membaca ayat alqur’an dengan suara pelan?

    1. Sholatnya tetap sah akhi, memelankan atau mengeraskan suara bukan termasuk rukun ataupun syarat sahnya shalat, jadi tidak mempengaruhi sah atau tidaknya shalat.. Namun lebih afdhal dibaca agak keras sebagimana artikel di atas..

  3. maaf saya mau tanya, ketika sholat pada saat membaca alfatihah, bibir saya bergerak namun terkadang suara saya tertahan tidak keluar tanpa sengaja. apakah bacaan alfatihah dan sholat saya tetap sah?

  4. Mau tanya. Saya biasanya kalo sholat sendirian kebiasaannya suara saya nyaring. Bukan hanya di sekedar sholat magrib, isya dan subuh tapi juga di sholat zhuhur dan ashar. Biasanya sholat sunnah kadang bacaan suara saya juga nyaring??? .
    Mau tanya lagi, kalo sholat dalam keadaan mata terpajam apakah boleh? Soalnya kebiasaan saya sholat suka menutup mata ketika sholat apakah syah saja??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s