Kisah

Serigala Juga Berbakti

Diriwayatkan dari Shahabat ‘Abdullah bin Mas’ud Radliyallahu anhu, ia berkata, Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam : “Amalan apakah yang paling utama?” Beliau menjawab, “Shalat pada waktunya (dalam riwayat lain disebutkan shalat di awal waktunya).” Aku bertanya, “Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Aku bertanya, “Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah.” [Shahih, HR. Bukhari (no. 527), Muslim (no. 85), an-Nasa’i (I/292-293), at-Tirmidzi (no. 173), Ahmad (I/409-410, 439. 451)]

Alkisah, ada sekelompok arab badui yang tinggal di tengah-tengah gurun yang subur, mereka memiliki kambing dan onta yang sangat banyak. Mereka hidup damai, tentram, aman, dan sentosa.

Tapi, sangat disayangkan kehidupan mereka sedikit terganggu dengan adanya kasus hilangnya kepala anak kambing setiap malam. Akhirnya, mereka berkumpul mengadakan rapat, hasilnya ada satu orang yang bersedia jadi relawan untuk menjaga dan mengawasi kambing-kambing tersebut setiap malam.

Di malam hari, berjagalah si orang tersebut sambil memegang pistol, lirik sana lirik sini, akhirnya begitu mendekati fajar dia melihat bayangan yang mendekati pemukiman warga dan menuju ke kandang kambing. Si penjaga tadi terus mengawasi. Dia pun belum mengetahui bayangan tersebut manusia atau bukan.

Bayangan tersebut berhasil mengambil seekor anak kambing dan membawanya lari. Si penjaga yang melihat hal tersebut akhirnya mengikuti kemana bayangan itu pergi sambil mengarahkan pistolnya, akan tetapi dia kalah cepat. Bayangan tersebut yang ternyata adalah seekor serigala, berlari menuju sebuah gunung.

Sampailah si serigala di depan sebuah gua, si penjaga yang mengikuti serigala tadi berhenti untuk mengawasi apa yang dilakukan oleh si serigala.

Ternyata, dari dalam gua muncullah 3 ekor serigala yang sudah tua, susah untuk bergerak, dan bulu-bulunya pada rontok. Serigala tadi menaruh buruannya yaitu anak kambing yang dicurinya, lalu memotong kecil-kecil dagingnya yang kemudian disuapinya ketiga serigala tua tersebut sampai mereka kenyang, lalu sisanya dimakan oleh si serigala tadi.

Si penjaga yang melihat kejadian tersebut terharu sekaligus takjub dengan baktinya serigala kepada ayah, ibu, dan kakeknya yang buta.

Pulanglah si penjaga dan mengabarkan apa yang disaksikannya kepada penduduk kampung dan ia meminta kepada mereka agar tidak mengganggu si serigala sebagai bentuk rasa hormat kepada kedua orangtuanya dan kakeknya.

Tapi ternyata, ada satu orang yang tidak setuju.

Akhirnya, pada satu malam dia mengintai serigala tersebut, begitu terlihat langsung dibunuh olehnya. Besoknya dengan bangga dia cerita ke penduduk kampung bahwa dia sudah berhasil membunuh si serigala. Bukannya pujian yang dia dapat malah celaan dari orang kampung.

Setelah mendengar berita terbunuhnya si serigala, si penjaga pergi ke gua tempat dimana kedua orangtua dan kakeknya serigala tinggal sambil membawa kambing kecil yang sudah mati. Begitu sampai di sana ternyata tiga-tiganya sudah mati. Si penjaga tadi membalikkan badannya si kakek serigala, ternyata si kakek selain buta juga tidak punya gigi dan kulitnya penuh dengan kutu.

Kembalilah si penjaga ke kampungnya sambil menangis sedih dengan apa yang dilihatnya.

Kemudian apa yang terjadi terhadap si pembunuh serigala??

Lewat beberapa hari, si pembunuh dan keluarganya terkena satu penyakit yang membawa mereka semua kepada ajalnya dalam waktu tidak sampai 20 hari. (selesai)

[Diterjemahkan bebas dari buku (Laka Akhi. Laki Ukhti. Qashas Waqi’iyyah Mu-Atstsiroh hal. 7-8)]

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya) : “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” [QS. Al Isra: 23]

Via : Ustadz Fathi Jawas
Dengan sedikit perbaikan dan penambahan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s