Hadits

40 Hadits Seputar Menuntut Ilmu (11-20)

Hadits tentang Ilmu

Hadits no 11

Hilangnya ilmu dan Bahayanya Berfatwa Tanpa Ilmu

عن عبد الله بن عمرو بن العاص رضي الله عنه يقل : سمعت رسول الله صلّى الله عليه وسلّم يقول : إِنَّ اللهَ لاَ يَقْبِضُ الْعِلْمِ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنَ النَّاسِ , وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاء , حَتَّى إِذَا لَمْ يَتْرُكْ عَالِمًا , اِتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًاجُهَّالاً , فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ , فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا

Dari Abdullah bin Amru bin Al-Ash Radhiyallahu’anhu, dia berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya Allah tidak mengangkat ilmu dengan cara mencabutnya langsung dari (dada) manusia. Akan tetapi diangkatnya ilmu dengan cara mewafatkan para Ulama. Sehingga apabila tidak tersisa lagi orang alim (ulama), maka manusia akan menjadikan orang – orang bodoh menjadi pemimpin (ulama) mereka. Ketika mereka (orang bodoh yang diangkat menjadi ulama) ditanya, maka mereka berfatwa tanpa ilmu sehingga mereka sesat dan menyesatkan.”

[Shahih : Diriwayatkan oleh Imam Muslim rahimahullah didalam shahihnya hadits no 6796:2673 dan Imam At-Tirmidzi rahimahullah didalam sunan nya hadits no 2652]

Hadits no 12

Keutamaan Mempelajari al-Qur’an dan Mengajarkan nya

عن عثمان رضي الله عنه عن النّبيّ صلّى الله عليه وسلّم قال : ” خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

Dari Utsman Radhiyallahu’anhu bahwa Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “Sebaik – baik kalian adalah orang yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkan nya.” [Diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari rahimahullah dalam shahih nya, hadits no 5027. Diriwayatkan juga oleh Imam At-Tirmidzi rahimahullah dalam sunan nya, hadits no 2907. Diriwayatkan oleh Imam Abu Daud rahimahullah dalam sunan nya, hadits no 1402]

Dalam riwayat yang lain juga

عن عثمان بن عفان رضي الله عنه قال : قال النّبيّ صلّى الله عليه وسلّم : ” إِنَّ أَفْضَلَكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

dari Utsman bin Affan Radhiyallahu’anhu bahwa Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya orang yang paling utama diantara kalian adalah orang yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkan nya.” [Diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari rahimahullah dalam shahih nya, hadits no 5028. Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi rahimahullah dalam shahih nya, hadits no 2908 dan Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah rahimahullah dalam shahih nya, hadits no 211]

Hadits no 13

Keutamaan Mempelajari Hadits dan Mengajarkan nya

عن عبد الرّحمن بن عبد الله بن مسعود يُحَدِّثُ , عَنْ أَبِيْهِ , عَنْ النَّبِيِّ صلّى الله عليه وسلّم قَالَ : ” نَضَّرَ اللهُ امْرَأَ , سَمعَ مَقَالَتِي فَوَعَاهَا وَحَفِظَهَا وَبلَّغَهَا , فَرُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ إِلَى مَنْ هُوَ أَفْقَهُ مِنْهُ , ثَلاَثُ لاَ يُغِلُّ عَلَيْهِنَّ قَلْبُ مُسْلمٍ : إِخْلاَصُ الْعَمَلِ لِلّهِ , وَمُنَاصَحَةُ أَئِمَّةِ الْمُسْلِمِيْنَ , وَلُزُومُ جَمَاعَتِهِمْ , فَإنَّ الدَّعْوَةَ تُحِيطُ مِنْ وَرَائِهمْ ”

Dari Abdurrahman bin Abdullah bin Masud yang bercerita dari ayahnya dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam, beliau bersabda : “Semoga Allah memperindah wajah orang yang mendengar ucapan ku, kemudian dia menyadarinya, menjaga nya dan menyampaikan nya. Berapa banyak orang yang menyampaikan ilmu kepada orang yang lebih berilmu daripadanya. Ada tiga hal yang tidak akan mengkhianati hati seorang muslim yakni mengikhlaskan amala perbuatan karena Allah, menasehati para pemimpin kaum muslimin dan terus berada pada barisan jamaah kaum muslimin. Sesungguhnya dakwah (kebaikan) akan mengelilingi mereka dari arah belakang mereka.” [Shahih : Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi rahimahullah dalam sunan nya, hadits no 2658. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi (3/61) dan Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no 404]

Hadits no 14

Diantara Tanda – Tanda Hari Kiamat adalah Diangkatnya Ilmu dan Tersebarnya Kebodohan Terhadap Agama.

أنس بن مالك رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلّى الله عليه وسلّم : مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُرْفَعَ الْعِلْمُ , وَيَثْبُتَ الْجَهْلُ , وَيُشْرَبَ الْخَمْرُ , وَيَظْهَرَ الزِّنَى

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “Diantara tanda – tanda hari kiamat adalah diangkatnya ilmu, tersebarnya kebodohan, banyaknya orang minum khamar dan perzinaan dilakukan dengan terang – terangan.” [Diriwayatkan oleh Imam Muslim rahimahullah didalam shahih nya, hadits no 6785 : 2671]

Hadits no 15

Memperbanyak Istighfar Dalam Majelis Ilmu

عن ابن عمر رضي الله عنه قال : كاَنَ يُعَدُّ لِرَسُولِ الله صلّى الله عليه وسلّم فِي الْمَجْلِسِ الْوَاحِدِ مِائَةَ مَرَّةٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَقُوْمَ : ” رَبِّ اغْفِرْلِيْ , وَتُبْ عَلَيَّ , إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَابُ الْغَفُوْرُ ”

Dari Ibnu Umar Radhiyallahu’anhu, dia berkata : “Dahulu Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bisa dihitung dalam satu majelis sebelum berdiri pergi, beliau mengucapkan sebanyak seratus kali : “Wahai Rabbku, ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Menerima Taubat lagi Maha Pengampun.” [Shahih : Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi rahimahullah didalam Sunan nya, hadits no 3434. Diriwayatkan juga oleh Imam Abu Daud rahimahullah didalam Sunan nya, hadits no 1516. Diriwayatkan juga oleh Imam Ibnu Majah rahimahullah didalam Sunan nya, hadits no 3814. Diriwayatkan juga oleh Imam An-Nasa’i rahimahullah didalam Sunan al-Kubra, hadits no 10219. Diriwayatkan juga oleh Imam Ibnu Hibban rahimahullah didalam Shahih nya, hadits no 927 dan Imam Ahmad rahimahullh didalam Musnad nya, hadits no 4726. Juga diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari rahimahullah didalam Adabul Mufrad hadits no 618. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah didalam Shahih Sunan At-Tirmidzi 3/414-415 dan Shahih Ibnu Majah no 3814 dan Dishahihkan juga oleh Syaikh Syuaib dalam banyak tempat, diantaranya dalam Takhrij Sunan Abu Daud juz 2 hal 627 dan Takhrij Sunan Ibnu Majah juz 2 hal 719]

Hadits no 16

Berkeinginan Kuat Menjadi Seperti Orang lain yang Memiliki Ilmu

عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال : قال النَّبِيُّ صلّى الله عليه وسلّم : ” لاَ حَسَدَ إِلاَّ فِي اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ الله مَالاً فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِي الْحَقِّ , وَرَجُلٌ آتَاهُ الله الحِكْمَةَ فَهُوَ يَقْضِيْ بِهَا وَيُعَلِّمُهَا

Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu’anhu berkata : bahwasanya Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “Tidak boleh Hasad kecuali dalam dua perkara. 1.Terhadap orang yang diberi harta oleh Allah, lalu dia menghabiskan nya dijalan yang benar. 2.Dan terhadap orang yang diberi hikmah (ilmu) oleh Allah lalu dia mengamalkan dan mengajarkan nya kepada orang lain.” [Diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari rahimahullah didalam Shahih nya, hadits no 73, juga dalam hadits no 1409, 7141 dan 7316]

Hadits no 17

Malu dan Berpaling Dari Menuntut Ilmu

عَنْ أَبِي وَاقِدٍ اللَّيْثِيِّ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلّى الله عليه وسلّم بَيْنَمَا هُوَ جَالِسُ فِي الْمَسْجِدِ وَالنَّاسُ مَعَهُ إِذْ أَقْبَلَ ثَلاَثَةُ نَفَرِ , فَأَقْبَلَ اثْنَانِ إِلَى رَسُوْلِ الله صلّى الله عليه وسلّم وَذَهَبَ وَاحِدٌ , قَالَ : فَوَقَفَا عَلَى رَسُوْلِ الله صلّى الله عليه وسلّم فَأَمَّا أَحَدُهُمَا فَرَأَى فُرْجَةً فِي الْحَلْقَةِ فَجَلَسَ فِيْهَا , وَأَمَّا الآخَرُ فَجَلَسَ خَلْفَهُمْ , وَأَمَّا الثَّالِثُ فَأَدْبَرَ ذَاهَبَا . فَلَمَّا فَرَغَ رَسُوْلُ الله صلّى الله عليه وسلّم قَالَ : ” أَلاَ أَخْبِرُكُمْ عَنِ الْنَّفَرِ الثَّلاَثَةِ ؟ أَمَّا أَحَدُهُمْ فَأَوَى إِلَى اللهِ فَآوَاهُ الله , وَأَمَّا الآخَرُ فَاسْتَحْيَا فَسْتَحْيَا اللهُ مِنْهُ , وَأَمَّا الآخَرُ فَأَعْرَضَ فَأَعْرَضَ اللهُ عَنْهُ ”

Dari Abu Waqid al-Laitsi bahwa ketika Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam sedang duduk dalam majelis di masjid dikelilingi oleh para sahabat, tiba – tiba datanglah tiga orang. Dua orang mendatangi Rasulullah dan yang satunya lagi pergi. Kedua orang itu berdiri dihadapan Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam, salah seorang dari mereka melihat celah di sela majelis lalu dia duduk disitu. Dan satu lagi duduk dibagian belakang majelis. Sementara yang ketiga pergi meninggalkan majelis. Sesudah menyampaikan nasehat (ceramah) beliau bersabda : “Maukah kalian aku beritahukan tentang tiga orang tadi? Adapun orang yang pertama, ia mendekati Allah, maka Allah pun mendekatinya. Orang yang kedua, ia malu – malu, maka Allah pun malu terhadapnya. Adapun orang yang ketiga, ia berpaling, maka Allah pun berpaling darinya.” [Diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari rahimahullah dalam shahih nya, hadits no 66 dan hadits no 474]

Hadits no 18

Kesalahan Didalam Menuntut Ilmu yang Harus Dihindari

حَدَّثَنِي ابْنُ كَعْبِ بْنِ مَالِك عَنْ أَبِيْهِ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ الله صلّى الله عليه وسلّم يَقُوْلُ : ” مَنْ طَلَبَ الْعِلْمَ لِيُجَارِيَ بِهِ الْعُلَمَاءَ , أَوْلِيُمَارِيَ بِهِ السُّفَهَاءَ , أَوْ يَصْرِفَ بِهِ وُجُوْهَ النَّاسِ إِلَيْهِ , أَدْخَلَهُ اللهُ النَّارَ

Dari Ibnu Ka’ab bin Malik, dari ayahnya, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang menuntut ilmu agar dia dianggap sebagai ulama, atau untuk berdebat dengan orang bodoh, atau untuk memalingkan wajah orang lain kepadanya. Maka Allah akan memasukkan nya kedalam neraka.” [Hasan : Diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi rahimahullah didalam sunan nya, hadits no 2654. Dihasankan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah didalam Sunan Suanan At-Tirmidzi jilid 3 hal 59-60 no hadits sama]

Hadits no 19

Bahaya Menuntut Ilmu Untuk Mencari Dunia

عن أبي هريرة قال : قال رسول الله صلّى الله عليه وسلم : ” مَنْ تَعَلَّمَ عِلْمًا مِمَّا يُبْتَغَى بِهِ وَجْهُ اللهِ , لاَيَتَعَلَّمُهُ إِلاَّ لِيُصِيْبَ بِهِ عَرَضًا مِنَ الدُّنْيَا , لَمْ يَجِدْ عَرْفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ”

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa menuntut ilmu, yang seharusnya ia tuntut semata-mata mencari wajah Allah Azza wa Jalla, namun ternyata ia menuntutnya semata-mata mencari keuntungan dunia, maka ia tidak akan mendapatkan aroma wanginya surga pada hari kiamat”. [Hadits Shahih : Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah rahimahullah dalam sunan nya, hadits no 252. Diriwayatkan oleh Imam Abu Daud rahimahullah dalam sunan nya, hadits no 3664. Diriwayatkan juga oleh Imam Ibnu Hibban rahimahullah dalam shahih nya, hadits no 78. Diriwayatkan juga oleh Imam Al-Hakim rahimahullah dalam Al-Mustadrak nya, hadits no 288. Dishahihkan oleh Imam al-Hakim, disepakati oleh Adz-Dzahabi rahimahullah. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah dan Syaikh Syu’aib hafizhahullah dalam beberapa kitab takhrij nya.]

Hadits no 20

Doa Penutup Majelis Ilmu

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ” مَنْ جَلَسَ فِيْ مَجْلِسٍ , فَكَثُرَ فِيْهِ لَغَطُهُ , فَقَالَ قَبْلَ أَنْ يَقُوْمَ مِنْ مَجْلِسِهِ ذَلِكَ :

” سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ , وَبِحَمْدِكَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ , أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ”

إِلاَّ غُفِرَلَهُ مَاكَانَ فِيْ مَجْلِسِهِ ذَلِكَ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang duduk disuatu majelis, dan dia banyak berkata salah, kemudian sebelum beranjak dari majelis tersebut dia membaca doa :

“Mahasuci Engkau ya Allah, aku memuji Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yan hak kecuali Engkau, aku meminta ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Maka Allah akan mengampuni kesalahan yang terucap oleh lisan nya didalam majelis tersebut.”

[Shahih : Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi rahimahullah dalam Sunan nya, hadits no 3433. Diriwayatkan oleh Imam Abu Daud rahimahullah dalam Sunan nya, hadits no 4859. Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Hibban rahimahullah dalam Shahih nya, hadits no 594. Diriwayatkan oleh Imam Al-Baghawi rahimahullah dalam Syarhus Sunnah, hadits no 1340. Diriwayatkan oleh Imam An-Nasa’i rahimahullah dalam Sunan al-Kubra nya, hadits no 10187, 10188, 10189, 10190 dan 10191. Dan juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad rahimahullah dalam Musnad nya, hadits no 19812 (takhrij Syaikh Syu’aib). Diriwayatkan juga oleh Imam Ad-Darimi rahimahullah dalam Sunan nya, hadits no 2658. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah dan Syaikh Syuaib rahimahullah dalam beberapa kitab nya.]

–oOo–

Disusun Oleh : Prima Ibnu Firdaus al-Mirluny
Artikel elmuntaqa.wordpress.com

8 thoughts on “40 Hadits Seputar Menuntut Ilmu (11-20)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s