Belajar Islam

Ketika Hawa Nafsu Menjadi Panglima Diri Kita (Jeda Rodja TV)

Keimanan Terpuruk

Hawa nafsu yang menyesatkan..

Ketika hawa nafsu telah menjadi panglima diri kita.. Ketika kelalaian telah menjadi kendaraan kita.. Di saat itu hawa nafsu akan menguasai diri kita..

Allah berfirman :

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ الَّذِيْ ءَاتَيْنَاهُ ءَايَاتِنَا فَانْسَلَخَ مِنْهَا فَأَتْبَعَهُ الشَّيْطَانُ فَكَانَ مِنَ الْغَاوِيْنَ

Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami ajarakan kepadanya ayat-ayat Kami, lalu ia lepas darinya maka setan mengikutinya dan jadilah ia orang-orang yang sesat.” (QS. Al-A’raf: 175)

وَلَوْ شِئْنَا لَرَفَعْنَاهُ بِهَا وَلَكِنَّهُ أَخْلَدَ إِلَى اْلأَرْضِ وَاتَّبَعَ هَوَ

“Kalau Kami kehendaki, Kami akan mengangkat derajatnya dengan (ayat-ayat itu), akan tetapi ia condong kepada dunia dan mengikuti hawa nafsunya.” (QS.Al-A’raf: 176)

Ketika hawa nafsu telah menjadi panglima diri kita..

Kita tidak bisa menjamin diri kita bahwa kita mati di atas kebaikan.. Kita tidak bisa menjamin diri kita bahwa akan kita akan terus menerus sholih.. Akan tetapi hanya doa.. Yang terlantun dari mulut-mulut kita.. Dan usaha.. Yang terus kita lakukan agar kita mati di atas keimanan..

Ia adalah hawa nafsu.. Ia adalah mengikuti hawa nafsu..

Yang kita khawatirkan ketika kita lemah.. Di hadapan hawa nafsu.. Di saat keimanan kita terpuruk.. Kemudian angin maksiat begitu deras.. Akhirnya kemudian kita pun terbawa.. Di saat itu ajal menjelang kita..!! Subhanallah..

Allah berfirman :

أَفَرَءَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللهُ عَلَى عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَى سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَى بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَن يَهْدِيهِ مِن بَعْدِ اللهِ أَفَلاَ تَذَكَّرُونَ

Bagaimana pendapatmu mengenai orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah pun menyesatkannya di atas ilmu dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan penutup pada penglihatannya? Maka siapakah yang dapat memberinya hidayah setelah Allah? Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran? (QS. Al-Jatsiyah: 23)

Lalu Allah pun sesatkan dia.. Setelah ilmu sampai kepada dia.. Subhanallah.. Setelah ilmu sampai kepada dia.. Ternyata Allah sesatkan dia.. Akibat dia mempertuhankan hawa nafsunya..

Ada lima orang termasuk penduduk api neraka.. Yang pertama kali Rasulullah shallallahu alaihi wasalam sebutkan.. Orang yang lemah dihadapan hawa nafsunya.. Tak punya kekuatan tuk menahan hawa nafsunya.. Semua yang diinginkan hawa nafsunya ia ikuti.. tak peduli apakah itu Allah akan ridha kepadanya atau tidak..

Seorang yang mengikuti hawa nafsu ya ahwal islam.. Dikhawatirkan dia mati di atas keadaan su’ul khatimah.. Innalillah wainnailaihi raji’un..

أَرَءَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلٰهَهُۥ هَوَٮٰهُ أَفَأَنتَ تَكُونُ عَلَيْهِ وَكِيلًا أَمْ تَحْسَبُ أَنَّ أَكْثَرَهُمْ يَسْمَعُونَ أَوْ يَعْقِلُونَ

Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami..” (QS. Al-Furqaan: 43-44 ﴿

Kita semua khawatir bila kita mati dalam keadaan su’ul khatimah..

Sumber : Jeda Rodja TV

Artikel elmuntaqa.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s