Jejak Salafush Shalih

Mata dan Hati

Mata berkata kepada hati, kau telah memfitnah aku sehingga aku menderita..
Mata menganggap bahwa hati yang menimpakan derita..
Namun tubuh menjadi saksi atas kedustaan mata..
Matalah yang membangkitkan hati sehingga menuai petaka..
Andaikata bukan karena mata tentu tak akan ada derita..
Hati bukanlah penyebab pada sebagian yang menjadi korbannya..
Limpa merana sebagai korban yang teraniaya..
Hati dan mata telah membelah aku. Karena mereka tidak tunduk kepada Allah Ta’ala.

[Rawdhatul Muhibbiin wa Nuz-hatul Musytaqin – Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah]

Oleh : Fikri Abul Hasan
Via grup whatsapp “Madrasah Salafiyyah”

Note : Judul oleh Admin
Artikel elmuntaqa.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s