Ruqyah dan Metafisis

Tersesat Berburu Khodam Jin

image

Istilah khodam berasal dari kata Khodim [arab: خادم] yang artinya pembantu. Jin khodam berarti jin pembantu..

Karena terobsesi keistimewaan atau mukjizat Nabi Sulaiman yang memiliki pasukan atau mampu memerintah bangsa jin, sesuai firman Allah..

Dan (Kami telah tundukkan pula kepada Sulaiman) segolongan setan-setan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mereka mengerjakan pekerjaan selain itu dan Kami yang memelihara mereka itu.” [QS. Al-Anbiya: 82]

Banyak dari kalangan manusia yang “tergiur” untuk memiliki kemampuan seperti demikian, menjadikan jin sebagai khodam yang membantunya menyelesaikan urusan pribadinya..

Bukankah masyarakat menganggap “keramat” atau anggapan “wali” bagi orang-orang yang memiliki kemampuan demikian..?

Mereka mungkin lupa terhadap Doa Nabi Sulaiman yang dipanjatkan kepada Rabbul Alamin..

Allah ta’ala berfirman:

قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لاَّيَنبَغِي لأَحَدٍ مِّن بَعْدِي إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ {35} 

Nabi Sulaiman berdoa: “Ya Rabbku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha pemberi.” [QS. Shaad: 35]

Bahkan Rasulullah pun tidak ingin melangkahi doa Nabi Sulaiman tersebut..

Beliau menceritakan,

إِنَّ عِفْرِيتًا مِنَ الجِنِّ تَفَلَّتَ عَلَيَّ البَارِحَةَ لِيَقْطَعَ عَلَيَّ الصَّلاَةَ، فَأَمْكَنَنِي اللَّهُ مِنْهُ، فَأَرَدْتُ أَنْ أَرْبِطَهُ إِلَى سَارِيَةٍ مِنْ سَوَارِي المَسْجِدِ حَتَّى تُصْبِحُوا وَتَنْظُرُوا إِلَيْهِ كُلُّكُمْ، فَذَكَرْتُ قَوْلَ أَخِي سُلَيْمَانَ: رَبِّ هَبْ لِي مُلْكًا لاَ يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي فَرَدَّهُ خَاسِئًا

“Sesungguhnya jin ifrit menampakkan diri kepadaku tadi malam, untuk mengganggu shalatku. Kemudian Allah memberikan kemampuan kepadakku untuk memegangnya. Aku ingin untuk mengikatnya di salah satu tiang masjid, sehingga pagi harinya kalian semua bisa melihatnya. Namun saya teringat doa saudaraku Sulaiman: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kekuasaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun sesudahku.” Kemudian beliau melepaskan jin itu dalam keadaan terhina.” [HR. Bukhari 461 & Muslim 541]

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mau mengikat jin itu di tiang masjid, karena jika beliau lakukan itu berarti beliau telah menguasai jin, yang sudah menjadi keistimewaan Nabi Sulaiman..

Karena teringat doa Nabi Sulaiman, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melepaskan jin itu padahal jika beliau mau maka beliau mampu melakukannya..

Tapi sepertinya tipuan iblis telah meracuni hawa nafsu para pencari khodam sehingga apapun caranya akan dilakukan demi mendapatkan “pembantu” dari jin..

Sebenarnya terdapat perbedaan mendasar antara Nabi Sulaiman dengan manusia biasa yang mengaku memiliki khodam tersebut..

PERBEDAAN MENDASAR

Nabi Sulaiman memerintah jin, para jin harus taat dan patuh padanya tanpa syarat, sebagaimana Allah berfirman,

… وَمِنَ الْجِنِّ مّن يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِ وَمَن يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ السَّعِيرِ {12} 

”…Dan sebagian dari golongan jin ada yang bekerja di hadapanya (di bawah kekuasaanya) dengan izin Rabb-nya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.” [QS. Saba’: 12]

Sedangkan para jin mau membatu keinginan para pencari khodam tersebut dengan syarat-syarat khusus yang harus dipenuhi, bila tidak maka keinginan pun tidak diberikan oleh jin tersebut..

Artinya? Orang tersebut harus memohon, merendahkan diri dihadapan jin, mengiba agar mengabulkan permintaannya..

Siapakah sebenarnya yang menjadi khodam “pembantu”, dan siapakah tuan sebenarnya, manusia atau jin..!!!

SYARAT-SYARAT MENYIMPANG

Apa sajakah syarat-syarat untuk melakukan ritual tersebut?

Bila “jin kafir” maharnya tentu mengerikan, seperti menuliskan ayat Al-Quran dengan darah atau benda najis, menyembelih hewan tanpa membaca bismillah, menggauli anak atau ibu kandung, dan hal mengerikan lainnya..

Jika “jin muslim” (menurut anggapan mereka tentunya bahwa jinnya adalah muslim), syaratnya adalah..

Melakukan wirid-wirid over dosis yang ilegal, bid’ah seperti membaca “Ya Rahman” 1000 kali, membaca lafadz “Allah” 70.000 kali, membaca Al-Fatihah 113 kali, membaca surat Al-Ikhlas 1 juta kali dan tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang..

Mengamalkan puasa menyimpang yang tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah seperti, puasa mutih (puasa tidak boleh makan makanan yang memiliki ruh seperti tidak boleh makan telur atau ayam dan sebagainya), ngeruh (puasa hanya makan buah dan sayur), ngebleng (3 hari 3 malam dalam ruang gelap tidak makan dan tidak tidur), patigeni (puasa tidak boleh sahur), puasa 2 tahun berturut-turut..

Membaca shalawat-shalawat yang tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dengan bilangan tertentu, misalnya membaca shalawat badar 1000 kali atau membaca shalawat nariyah 1000 kali..

Atau menulis ayat-ayat Al-Qur’an tetapi dibalik atau dipotong-potong perhuruf atau perkata, ditambahkan huruf-huruf atau angka atau simbol-simbol, dan lain sebagainya..

Lihatlah siapakah yang sebenarnya adalah khodam (pembantu)…??

KHODAM MALAIKAT

Bahkan ada hal yang lebih mengherankan lagi bahwa ada orang yang mengaku memiliki KHODAM MALAIKAT..

Mungkinkah ada malaikat nganggur yang rela jadi pembantu manusia..?? Sungguh ini adalah talbis (tipuan) iblis..

Perhatikan kata “talbis” dalam ayat berikut..

وَلاَ تَلْبِسُواْ الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُواْ الْحَقَّ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

Dan janganlah kamu campur adukkan yang haq dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui.” [QS. Al-Baqarah: 42]

Hasan bin Sholeh mengatakan,

إن الشيطان ليفتح للعبد تسعة وتسعين بابا من الخير يريد به بابا من الشر

“Sesungguhnya setan membukakan 99 pintu kebaikan, untuk menggiring mereka agar terjerumus ke dalam 1 pintu keburukan.”

Nabi Sulaiman yang mampu memerintah bangsa jin dan lain sebagainya ternyata tidak diberi kekuasaan untuk memerintah bangsa malaikat..

Bahkan Rasulullah pun tidak punya wewenang atau kemampuan tersebut..

Kini ada orang yang bukan nabi dan rasul mengaku memiliki khodam malaikat dengan cara mengamalkan wirid-wirid tertentu untuk memanggil dan menundukannya..

Mungkinkah? Lantas siapakah yang hadir menemuinya yang mengaku sebagai malaikat..?

Al-Qur’an telah mengungkap rahasianya..

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ يَقُولُ لِلْمَلائِكَةِ أَهَؤُلاءِ إِيَّاكُمْ كَانُوا يَعْبُدُونَ (٤٠)قَالُوا سُبْحَانَكَ أَنْتَ وَلِيُّنَا مِنْ دُونِهِمْ بَلْ كَانُوا يَعْبُدُونَ الْجِنَّ أَكْثَرُهُمْ بِهِمْ مُؤْمِنُونَ (٤١)

Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada Malaikat: “Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?” Malaikat-malaikat itu menjawab: “Maha suci Engkau. Engkaulah pelindung Kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu“. [QS. As-Saba’ 40-41]

Allah menceritakan dalam surat Al-Jin :

وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِّنَ الْإِنسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِّنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقاً

Bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, Maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.

Allah Ta’ala berfirman :

وَمَن يَعْشُ عَن ذِكْرِ الرَّحْمَنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ
وَإِنَّهُمْ لَيَصُدُّونَهُمْ عَنِ السَّبِيلِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُم مُّهْتَدُونَ

Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (yaitu Al-Qur’an), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan), maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Dan sesungguhnya setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.” [QS. Az-Zukhruf: 36-37]

Allahu a’lam..

Oleh Esha Ardhie
Artikel elmuntaqa.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s