Serba Serbi

Perokok VS Pelaku Bid’ah

image

Islam akan rusak karena (adanya) bid’ah. Dan bid’ah akan rusak karena (diperbaharuinya) islam..

ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳَﺒْﻌَﺚُ ﺇِﻟَﻰ ﻫَﺬِﻩِ ﺍﻷُﻣَّﺔِ ﻋَﻠَﻰ ﺭَﺃْﺱِﻛُﻞِّ ﻣِﺎﺋَﺔِ ﺳَﻨَﺔٍ ﻣَﻦْ ﻳُﺠَﺪِّﺩُ ﻟَﻬَﺎ ﺩِﻳْﻨَﻬَﺎ

“Sesungguhnya Allah mengutus kepada umat ini pada setiap seratus tahun orang yang memperbaharui agama-Nya.” [HR. Abu Dawud, No. 4291]

Muhammad Syamsul-Haq Al-‘Adhim Aabadiy rahimahullah menjelaskan yang dimaksud dengan memperbaharui agama,

ﻳُﺒَﻴِّﻦ ﺍﻟﺴُّﻨَّﺔ ﻣِﻦْ ﺍﻟْﺒِﺪْﻋَﺔ ﻭَﻳُﻜْﺜِﺮ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢ ﻭَﻳَﻨْﺼُﺮ ﺃَﻫْﻠﻪ ﻭَﻳَﻜْﺴِﺮ ﺃَﻫْﻞ ﺍﻟْﺒِﺪْﻋَﺔ ﻭَﻳُﺬِﻟّﻬُﻢْ

“Menjelaskan sunnah dari (percampuran) bid’ah, memperbanyak ilmu dan menolong orang yang berpegang kepadanya, serta menghancurkan ahlul bid’ah dan menghinakannya.” [‘Aunul Ma’buud, 11/386]

Pasti semua orang tau bahwa perokok adalah pendebat yang tak terkalahkan di muka bumi (lebay), namun sepandai apapun dia memutar-balikan kata-kata menjadi “lelucon”, tetap saja dalam hatinya akan mengatakan bahwa rokok itu sejatinya adalah membinasakan..

Berbeda halnya dengan pelaku bid’ah, selemah-lemahnya hujjah yang disampaikan, sedikit apapun ilmu yang dimilikinya, tetap saja dalam hatinya merasa benar..

Sufyan Ats-Tsauri berkata,

ﺍلبدﻋﺔ ﺃﺣﺐ ﺇﻟﻰ ﺇﺑﻠﻴﺲ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﻌﺼﻴﺔ ﺍﻟﻤﻌﺼﻴﺔ ﻳﺘﺎﺏ ﻣﻨﻬﺎﻭﺍﻟﺒﺪﻋﺔ ﻻ ﻳﺘﺎﺏ ﻣﻨﻬﺎ

“Bid’ah itu lebih disukai iblis dibandingkan dengan maksiat biasa. Karena pelaku maksiat itu lebih mudah bertaubat. Sedangkan pelaku bid’ah itu sulit bertaubat.” [Talbis Iblis, hal. 22]

Karena taubat itu berasal dari rasa bersalah, jika tidak merasa bersalah lalu darimanakah munculnya taubat..?

Jika kita menganggap perokok itu sulit “bertaubat”, lalu bagaimana dengan pelaku bid’ah..? Hanya Allah-lah pemberi taufik..

Allah ta’ala berfirman :

ﺃَﻓَﻤَﻦْ ﺯُﻳِّﻦَ ﻟَﻪُ ﺳُﻮﺀُ ﻋَﻤَﻠِﻪِ ﻓَﺮَﺁﻩُ ﺣَﺴَﻨًﺎ ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳُﻀِﻞُّﻣَﻦْ ﻳَﺸَﺎﺀُ ﻭَﻳَﻬْﺪِﻱ ﻣَﻦْ ﻳَﺸَﺎﺀُ

“Maka apakah orang yang dijadikan (setan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh setan)? Maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya.” [QS. Faathir : 8]

Allahu a’lam..

Esha Ardhie
Artikel elmuntaqa.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s