Aqidah

Benarkah Al-Qur’an Turun Tanggal 17 Ramadhan?

image

Benarkah Al-Qur’an Turun Tanggal 17 Ramadhan?

👉 Dari jalur ‘Imraan Al-Qatthaan,dari Qataadah, dari Abul Maliih, dari Waatsilah bin Al-Asqa’, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa alihi wasallam bersabda:

أنزلت صحف إبراهيم أول ليلة من رمضان ، و أنزلت التوراة لست مضين من رمضان ،و أنزل الإنجيل لثلاث عشرة ليلة خلت من رمضان ، و أنزل الزبور لثمان عشرة خلت من رمضان ، و أنزل القرآن لأربع و عشرين خلت من رمضان

“Shuhuf Ibrahim diturunkan pada malam pertama bulan Ramadhan, dan Taurat diturunkan pada enam hari pertama bulan Ramadhan, dan Injil diturunkan pada malam ke tiga belas bulan Ramadhan, dan Zabuur diturunkan pada hari ke delapan belas bulan Ramadhan, dan Al-Qur’an diturunkan pada hari ke dua puluh empat dari bulan Ramadhan.” (HR. Ahmad 4/107, An-Nu’aali dalam haditsnya 131/2, ‘Abdul Ghani Al-Maqdisi dalam “Fadha’il Ramadhan” 53/1, Ibnu ‘Asaakir 2/167/1).

👉 Syaikh Al-Albaani berkata, “Hadits ini sanadnya hasan, para perawinya tsiqah, namun pada Al-Qatthan ada “Omongan yang ringan”, dan baginya ada syaahid dari hadits Ibnu ‘Abbaas secara marfu’. Dikeluarkan oleh Ibnu ‘Asaakir 2/167/1 dan 5/352/1 melalui jalur periwayatan ‘Ali bin Abi Thalhah dari Ibnu ‘Abbaas. Namun sanad hadits ini munqathi’ (terputus), berhubung ‘Ali tidak melihat Ibnu ‘Abbaas.” (Silsilah As-Shahihah no. 1578).

Hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa alihi wasallam di atas menerangkan kepada kita tentang keistimewaan bulan Ramadhan atas seluruh bulan, yaitu diturunkan padanya Al-Qur’an dan kitab-kitab ilaahiyah para Nabi terdahulu ‘alaihimussalam.

Adapun Al-Qur’an diturunkan pada tanggal 24 Ramadhan bertepatan dengan lailatul qadr, bukan tanggal 17 Ramadhan. Sedangkan lailatul qadr terjadi di antara malam sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan.

👉 Al-Haafidzh Ibnu Katsiir Al-Qurasyi As-Syaafi’i menerangkan dalam tafsirnya, “Shuhuf Taurat, Zabuur dan Injil diturunkan secara langsung kepada para Nabi dengan sekaligus seluruhnya. Adapun Al-Qur’an Allah turunkan dengan sekaligus di Baitul ‘Izzah (langit dunia) pada bulan Ramadhan dan bertepatan dengan malam (lailatul) qadr. Allah berfirman, ‘Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an pada malam (lailatul) qadr.’ (Al-Qadr: 1), ‘Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an pada malam yang penuh barakah.’ (Ad-Dukhaan: 3).” (Tafsir Ibnu Katsiir).

👉 Begitu pula surat Al-‘Alaq ayat 1 sampai 5, turun pada hari Senin bertepatan dengan malam (lailatul) qadr. Rasulullah shallallahu ’alaihi wa alihi wasallam bersabda, “Pada hari ini (Senin) aku dilahirkan, dan pada hari ini pula wahyu yang pertama kepadaku turun.” (HR. Muslim 1/368). Sedangkan hari Senin pada tahun itu bertepatan dengan tanggal 21 Ramadhan sebagaimana yang dikuatkan oleh Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubaarakfuuri dalam “Ar-Rahiiqul Makhtuum”.

👉 Maka peristiwa “nuzuulul qur’an” (turunnya Al-Qur’an) utamanya mengalami dua etape. Pertama turun ke Baitul ‘Izzah (langit dunia) tanggal 24 Ramadhan dengan sekaligus 30 juz. Kemudian yang kedua tanggal 21 Ramadhan sebagai permulaan turunnya wahyu (Al-‘Alaq 1-5) kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa alihi wasallam secara berangsur ayat per ayat.

–oOo–

Penulis : Fikri Abul Hasan
Sumber : WhatsApp المدرسة السلفية
Artikel elmuntaqaa.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s